Sabtu, 20 Juni 2015
Perahu Kertas
Kamis, 18 Desember 2014
Rumus wae bari jeung eweuh hartina
"Rumus wae bari jeung eweuh hartina"
Petikan syair berirama berjudul "yeuh" dari panas dalam karya pidibaiq tersebut membeberkan realitas bahwa hidup tidak perlu memakai rumus yg tidak berarti.
Sekolah dan perkuliahan selalu menjejali kita rumus selama berlangsungnya pelajaran di dalam sekolah. Tapi kebanyakan dari itu, setelah keluar dari ruang sekolah, rumus itu selalu dilupakan. Orang2 selalu kembali menggunakan pengalamannya yg bebas untuk kehidupannya,
Rumus itu memang tidak berarti banyak karena tidak terjadi langsung pada kita,
Kamu dapat apa dari pelajaran kampus?
semua sia2 seperti belajar di tempat formil, saat lulus semua kembali ketitik nol, perlu belajar lagi dari awal mengarungi kehidupan yg baru,
Ranah sekolah dan ranah kehidupan berada dalam tempat beda yg sukar bersatu,
Teori2 itu kadang tidak mengajari sesuatu dalam kehidupan,
Bahwa kata2 itu hanya sebuah kiasan indah untuk mengisi pelajaran kami,
Kami dipaksa menyukai itu,kalau tidak kami tidak naik kelas.dan org2 bodoh dengan sendirinya membentuk mentalnya sendiri agar lebih kuat dari tatapan sinis pihak akademis. Bisa juga menciptakan kelompok oposisi.
Semua Selalu berbicara nilai akhir, rangking, kami salah tidak bisa mengahafal rumus2 itu, kami salah untuk ingin mengikuti apa yg kami suka, kami disalahkan orang tua karena memiliki nilai jelek,
Namun aku juga mengikuti ulangan, aku juga tau bagaimana org2 mendapatkan nilai itu, memang ada yg bagus karena hafalannya, ada juga yg bagus mengelabui penjaga, tapi mereka tidak pernah menghargai kejujuran kami,kami tetap salah dan kami dipandang sebelah mata,
Jangan heran kini negara kami dikuasai org2 yg cuma bisa menghafal jawaban untuk memberikan klarifikasi dan org2 yg hebat mengelabui.
kami kuliah itu untuk mendapatkan siapa diri kami, menetapkan bagaimana sudut pandang kami, menciptakan etika hingga sikap kami, bukan jadi org2 kategori perusahaan2 besar.
aku tidak pernah menyesal masuk jurusan diperkuliahan ini, sebabnya adalah aku menemukan aku sebagai aku.bukan bisa menghafal rumus.
Dan kecewa karena harus mengalah pada sistem, aku harus mengikuti apa yg mereka mau, sehingga semuanya menjadi sia2.
Padahal kamu bisa mencptkan produk kamu sendiri, tapi mereka ingin tetap aku tunduk dan patuh pada satu sistem.
Dan pendidikan akan menjadi sia2 dan eweuh hartina seperti sebait lagi dari panas dalam, tidak ada artinya.
Kami harus menjalani apa yg tidak kami percayai. Harusnya itu bisa teratasi.
Dan kita kembali kepada teori jaman dulu, seperti yg Charles darwin katakan, ada 3 kemungkinan dalam menghadapi kehidupan ini, 1. adaptasi, 2. imigrasi 3.mati
Sabtu, 05 Juli 2014
Selasa, 25 Maret 2014
MAHASISWA
Sabtu, 01 Februari 2014
SURAT-SURATAN ke 2 (Bipolar)
Selasa, 14 Januari 2014
misteri
ini tentang misteri yg tidak sabar aku buka.tentu selalu berkaitan dengan hari hari ku yg tlah terlewati, tugas tiada akhir yg kunikmati, aku selalu merasa gagal jika aku tidak bisa menikmatinya. percuma sebuah kemenangan jika kau tidak bisa menikmatinya.
jika hari kemarin milikmu, berarti hari ini miliku.aku selalu merinduka itu, kadang tak bisa ku dapatkan karena kabijakan Tuhan. aku tidak tau apa maksudnya, tapi aku tau aku harus menghadapinya.
apalah pikiranku yg cuma bisa menilai ini buruk, Tuhan selalu memberikan cerita lain dengan banyak hikmah yg kau dapatkan.
jangan kawatir kau tidak memiliki itu semua.kau harus kawatir kalau kau berhenti semangat.
ini tidak akan mengobati semua, tpi masalah saat ini adalah ini.
besok kau harus mencari lagi apa yg harus kau cari, agar catatnmu terisi lagi.
masa depan yg melibatkan pikiran sedangkan masa lalu melibatkan perasaan #pidibaiq.
saya tidak akan ceramah, karena dunia sudah menceramahimu, tentang ini itu.
Jumat, 27 Desember 2013
H U J A N
manusia pada hakikatnya sama, memiliki perasaan, tersentuhlah.
lintasan vertikal berwujud air jatuh membasahi bumi. hanya musik dan gemercik hujan sepanjang hari.
tempat bersanding hanyalah bumi baginya, mencair menggenang. tetesan rindu sesuatu yang hilang,
angin berhembus, mereka bersama-sama menciptakan bunyi, ada cerita pada setiap tetesnya.
Bumi selalu mampu bertahan dengan beribu tetesan air yang membasahinya,
Manusia selalu mampu bertahan dengan beribu tetesan air mata dan keringat yang jatuh bersama hujan,
Rasa adalah karya cipta,
Inilah bunyi cerita yang penuh dengan misteri, dengan segala energi yang bersinergi, entitas ke-gaib-an,
korelasi cerita bersama alam, sesungguhnya segalanya saling berkaitan seperti yang sudah dijanjikan
dengarlah, apa yang diceritakan gemercik hujan tentang dunia?