Hello, My name is Gilang Novanda. You can follow me on my twitter @gilangnovanda, Cheerrsss :D

Kamis, 24 Mei 2012

ya sudah lah

Saya terlalu takut melangkah, padahal setelah dipikir-pikir jalan itu baik untuk saya dan mungkin juga buat mereka. Apaboleh buat saya sudah memutuskan semuannya, penolakan yang saya sesali, dan mereka tak menanggil lagi, padahal saya sangat ingin dipanggil mereka. Saya sangat berharap itu dan saya akan menjawab ya dengan melawan semua ketakutan dalam diri saya.
Meski sepele yang pasti orang tua menganggap itu suatu hal yang membanggakan dan saya juga sedikit bangga karena saya dipakai sebagai anggota masyarakat. Tapi saya malah diam ditempat ketika lampu hijau sudah menyala, memang saat maju nggak menutup kemungkinan saya akan jatuh sampai beresiko hancur, tapi diam ditempat dan menikmati rasa aman yang akan membuat mati membangkai itu rasanya sangat nggak cuco banget, saya ingin sekali dipanggil mereka. Sekali lagi saja dan menanyakan pada saya apa saya bersedia. Tapi mereka sepertinya menganggap saya benar-benar sudah membulatkan tekad dan mereka tak ingin memaksa saya. Mereka salah, saya resah menunggu.
Saya harap saya menemukan hal seperti ini di depan dalam waktu dekat, agar saya sedikit lega karena kaki ini dapat digunakan untuk melangkah. Saya akan bersedih ketika waktu berhenti, tapi kenapa waktu tidak berhenti-berhenti? Seakan-akan saya orang yang tidak boleh sedih oleh orang-orang dilingkungan saya.
Maha penyayang Allah, karena tuhan saya ini memberi saya sedikit waktu untuk beristirahat, saya tak harus menunggu waktu berhenti, tapi waktu istirahat saya sudah tiba. Memang ini waktunya merenung. Menggali lagi apa-apa saja yang kurang sehingga saya bisa lebih memaknai kehidupan ini melihat dari berbagai sisi.
Terima kasih untuk mereka yang telah saya kecewakan dan saya adalah pihak yang paling merasa kecewa melihat mereka kecewa. Liat saja lain waktu, saya nggak akan mengancam dan mengumbar apapun, tapi saya akan selalu siap membantu mereka lain waktu. Semoga kita dipertemukan di jalan kesuksesan. Saya menolak mereka,semoga ini rencana tuhan agar saya bisa menarik mereka dari depan,eh, bukan, tapi merangkul dan berjalan bersama-sama. Karena orang yang merasa diatas akan lebih sulit bergelut dalam dirinya.
Ya Allah, semoga saya dijauhkan dari rasa malas yang semakin lama semakin menjauhkan saya dari kesuksesan, saya ingin sukses dan sejahtera bersama orang-orang yang saya cintai. Saya akan selalu berusaha jalan di garis yang telah kau beri lewat Rasul yang saya Agungkan dibawah mu, Allah. Yang sangat sulit, begitu sangat sulit. Mereka mengklaim kalau mereka yang suka jalan bersama setan lebih hebat dari orang yang berjalan bersama kau, tapi apakah mereka mampu mengalahkan diri mereka sendiri?
Ayo kita bersama-sama mengambil semua dengan cara yang baik dan benar yang sifatnya tak pernah mutlak.

0 komentar:

Posting Komentar